Banyuwangi – Tiga ruang kelas baru SMK Cordova Karangdoro, Tegalsari telah diresmikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ruang kelas baru ini merupakan bentuk komitmen SMK Cordova dalam menjalankan Program Revitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun 2025.
Proses peresmian berlangsung dengan khidmat di SMA Negeri Taruna Bhayangkara Jawa Timur, Banyuwangi yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Kabupaten Banyuwangi, Kapolda Jawa Timur, Ketua Komisi E DPRD Banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Forkopimda Kabupaten Banyuwangi, Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri dan Swasta Se-Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo. Prosesi diawali dengan sambutan Bupati Banyuwangi, penyerahan bantuan pendidikan kepada 20 siswa pra-sejahtera, sambutan Gubernur Jawa Timur, dilanjutkan dengan prosesi peresmian sarana prasaranan revitalisasi SMA, SMK, dan SLB Negeri dan Swasta di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa revitalisasi ini adalah bagian dari usaha meningkatkan kualitas pendidikan menengah dan pendidikan vokasi agar tetap selaras dengan perkembangan zaman, kebutuhan dunia kerja, dan tantangan di masa mendatang. Beliau meneruskan bahwa tantangan dunia pendidikan tidak hanya pada pembangunan fisik akan tetapi pada optimalisasi pemanfaatan fasilitas yang ada untuk kegiatan belajar mengajar lebih bermutu.
Peresmian tiga kelas baru SMK Cordova ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jawa Timur. Hal ini juga menjadi simbol kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sekolah, dan seluruh elemen pendidikan dalam membangun generasi yang unggul. Revitalisasi kelas ini merupakan langkah strategis untuk mendukung kegiatan belajar menjadi lebih kondusif, nyaman, dan optimal, serta dapat menunjang kompetensi keahlian siswa sesuai dengan kebutuhan industri.
Dengan resminya tiga ruang kelas baru ini, SMK Cordova optimis dapat terus mengembangkan dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi para siswa serta masyarakat sekitar.